
Tahukah anda bahwa ada sekelompok orang yang merasa kebutuhan istirahatnya tercukupi hanya dengan tidur selama 3 jam?
Napoleon dan Thomas Alfa Edison adalah contoh dari kelompok tersebut.
Tetapi, ada juga sekelompok orang yang merasa tidak cukup meskipun telah tidur selama 9 jam. Einstein adalah contoh terkenal dari kelompok ini (bahkan dikatakan bahwa ia terus memikirkan teori relativitas dalam tidurnya).
Ada apa di balik kondisi tidur yang berbeda-beda tersebut?
Secara umum, tidur manusia terdiri dari dua tipe: REM dan Non-REM.
Tidur jenis REM (Rapid Eye Movement):
adalah tidur yang disertai dengan pergerakan bola mata yang cepat di balik kelopak mata , dan tentu saja hal ini di luar kesadaran.Dalam tidur jenis ini, tubuh kita beristirahat, tetapi otak tetap bekerja, dan seringkali kita melihat mimpi.
Tidur jenis Non-REM:
dalam tidur jenis ini, tubuh serta otak sama-sama beristirahat.
Tidur jenis non-REM pun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Non-REM-dangkal dan Non-REM-dalam.
Dan kelompok Non-REM-dalam, merupakan jenis tidur dengan kualitas terbaik bagi manusia.
Tulisan asli: “Hito wa naze nemuru no ka� karangan Inoue Soujirou, dipublikasikan oleh Chikuma shobou. Diterjemahkan secara bebas dari: Daigaku Daigakuin Ryuugakusei no Nihongo Dokkai hen Dari Bulletin Perspektif Okayama, Edisi 3, 2006-02-04
Insomnia ada tiga (3) jenis.
1. Jenis transient (artinya cepat berlalu), oleh karena itu insomnia jenis ini hanya terjadi beberapa malam saja.
2. Jenis Jangka pendek. Jenis dapat belangsung sampai beberapa minggu dan biasanya akan kembali seperti biasa.
3. Jenis kronis (atau parah) gangguan tidak dapat tidur berlangsung lebih dari 3 minggu.
Berbagai anjuran pengobatan dan cara mengatasi insomnia seperti :






Semua usaha seperti pada gambar sudah dilakukan menjelang tidur. Sedikit banyak'y memang berpengaruh. Sejalan dengan perubahan biologis, dibantu dengan aroma therapy (pafum) yang dirasa nyaman setiap kali menghirup wanginya, insomnia aku sudah mulai teratasi.
Dan sekarang, Aku cuma berharap Insomnia aku bener2 sudah sembuh... Amin.
Lelaaaah....!!!! Setiap kali ingat dengan prosesnya, untuk bisa tidur normal.







